Lewati ke konten utama
Sidang Terbuka Promosi Doktor · Rabu, 23 September 2026 · Auditorium FK-KMK UGM H−40 Lihat Undangan →
kedokterangigi.ai

Riset UGM: 52–58% Rujukan Gigi Tidak Tepat — Apa Akar Masalahnya?

Dua studi terpisah menemukan angka yang mengkhawatirkan. Menariknya, penyebabnya bukan kurangnya kompetensi.

drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes
14 Juli 2026 · 1 menit baca · Diperbarui 14 AGU 2026
WA X IN

Penelitian Hanindriyo dan kolega mencatat ketepatan rujukan gigi hanya 41,8% — dengan kata lain, 58,2% tidak tepat Hanindriyo dkk., 2016. Studi Hanung di Daerah Istimewa Yogyakarta menemukan angka serupa: 52,2% tidak tepat Hanung, 2018.

58,2%rujukan tidak tepat · 2016
52,2%rujukan tidak tepat · DIY 2018
3,17 jtkunjungan RJTL gigi · 2021

Bukan soal kompetensi

Godaan pertama adalah menyimpulkan bahwa dokter gigi kurang kompeten. Data tidak mendukung itu. Yang terjadi lebih dekat pada persoalan beban keputusan: seorang dokter gigi FKTP menghadapi keragaman kasus yang sangat luas dengan waktu konsultasi terbatas, sementara kriteria rujukan tersebar di banyak dokumen.

Skalanya terus membesar

Kunjungan prosedur gigi rawat jalan tingkat lanjut melonjak dari 2,09 juta (2019) menjadi 3,17 juta (2021). Setiap persen rujukan yang tidak tepat karena itu berarti puluhan ribu kunjungan yang sebenarnya dapat dituntaskan di layanan primer.

"Masalahnya bukan siapa yang salah, melainkan bahwa keputusan sulit diambil berulang kali tanpa alat bantu."

Dari kerangka inilah gagasan CDSS berbasis LMM diuji: bukan untuk menggantikan penilaian, melainkan untuk menurunkan beban kognitif pada momen keputusan.

Sumber Rujukan
Hanindriyo dkk., 2016 Hanung, 2018

Cara Mengutip Artikel Ini

Pilih gaya selingkung yang diminta jurnal atau institusi Anda.

Daftar Pustaka

Achmad Zam Zam Aghasy (2026, 14 Juli 2026). Riset UGM: 52–58% Rujukan Gigi Tidak Tepat — Apa Akar Masalahnya?. kedokterangigi.ai. https://kedokterangigiai.curagi.io/artikel/riset-ugm-rujukan-gigi-tidak-tepat

Dalam teks: (Achmad Zam Zam Aghasy, 2026)
Daftar Pustaka

Achmad Zam Zam Aghasy (2026) Riset UGM: 52–58% Rujukan Gigi Tidak Tepat — Apa Akar Masalahnya?. kedokterangigi.ai. Tersedia di: https://kedokterangigiai.curagi.io/artikel/riset-ugm-rujukan-gigi-tidak-tepat (Diakses: 14 AGU 2026).

Dalam teks: (Achmad Zam Zam Aghasy, 2026)
Daftar Pustaka

Achmad Zam Zam Aghasy. Riset UGM: 52–58% Rujukan Gigi Tidak Tepat — Apa Akar Masalahnya? [Internet]. kedokterangigi.ai; 2026 [dikutip 2026 Aug 14]. Tersedia dari: https://kedokterangigiai.curagi.io/artikel/riset-ugm-rujukan-gigi-tidak-tepat

Dalam teks: [n]
Daftar Pustaka

Achmad Zam Zam Aghasy, "Riset UGM: 52–58% Rujukan Gigi Tidak Tepat — Apa Akar Masalahnya?," kedokterangigi.ai, 14 JUL 2026. [Daring]. Tersedia: https://kedokterangigiai.curagi.io/artikel/riset-ugm-rujukan-gigi-tidak-tepat [Diakses: 14 AGU 2026].

Dalam teks: [n]
Daftar Pustaka

Achmad Zam Zam Aghasy. 2026. "Riset UGM: 52–58% Rujukan Gigi Tidak Tepat — Apa Akar Masalahnya?." kedokterangigi.ai. Diakses 14 AGU 2026. https://kedokterangigiai.curagi.io/artikel/riset-ugm-rujukan-gigi-tidak-tepat.

Dalam teks: (Achmad Zam Zam Aghasy, 2026)
— Cookie

Situs ini memakai cookie yang sangat diperlukan agar halaman berfungsi — tidak untuk melacak Anda, dan tidak ada iklan. Yang meminta persetujuan Anda hanya konten pihak ketiga: peta Google pada halaman undangan. Selengkapnya.